Timnas Tampil di Brunei Besok

, Jakarta – Asisten pelatih timnas Indonesia senior, Fabio da Oliveira, mengingatkan kepada para pemain supaya tidak percaya diri secara berlebihan ketika nanti melawan timnas Brunei Darussalam pada Rabu, 26 September 2012. “Pemain diinstruksikan supaya tampil maksimal dan jangan over confidence ,” kata Fabio melalui layanan pesan pendek, Selasa, 25 September 2012. Timnas akan menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan. Pertandingan tersebut menjadi ajang uji coba menjelang Piala AFF yang akan digelar di Malaysia-Thailand pada November hingga Desember mendatang. Pagi tadi timnas sudah sampai di Brunei dan menyantap makan siang untuk kemudian istirahat. Tim Garuda dijadwalkan mencoba lapangan pada sore hari. Untuk melawan Brunei, Fabio mengatakan dia tidak akan memasang strategi khusus. Namun, wajah-wajah baru di timnas akan diberi kesempatan untuk bermain. “Rencananya memang begitu. Pemain baru yang akan dipakai di antaranya pemain PSM Makassar M. Rachmat yang baru dipanggil setelah lawan Vietnam,” tutur Fabio. Menurut Fabio, terdapat 19 pemain, termasuk Rachmat, yang dibawa ke Brunei. Para pemain itu adalah Endra Prasetya, Wahyu Tri Nugroho, Samsidar, Hengky Ardiles, Hamdi Ramdhan, Wahyu Wijiastanto, Novan Setya Sasongko, Nopendi, Fachrudin, Elie Aiboy, Taufiq, Vendry Mofu, Jajang Paliama, Rasyid Assyahid Bakrie, Hendra Adi Bayauw, Irfan Bachdim, Samsul Arif, Muhammad Nur Iskandar, dan M. Rachmat. Timnas sudah beberapa kali sudah menggelar uji coba, tapi tidak meraih hasil maksimal. Tim Garuda kalah dua kali di Jakarta, masing-masing oleh klub Spanyol, Valencia, dengan skor 0-5, Korea Utara dengan skor 0-2, dan satu kali imbang saat menjamu Vietnam di Surabaya, Jawa Timur. Pelatih timnas, Nil Maizar, menyatakan timnas sudah baik secara permainan, meskipun ada beberapa kelemahan. “Buktinya, ketika timnas melawan Korea Utara yang kuat, ball possesion bisa 50-50. Artinya permainan sudah baik. Itu bisa jadi modal untuk lawan Brunei dan Vietnam nantinya,” katanya. Nil mengakui kekurangan timnas selama ini, yakni kurang tenang dan masih butuh jam terbang tinggi. MUHAMAD RIZKI Berita lain: FA Kaget Terry Pensiun dari Timnas Inggris Oscar dan Hazard Bikin Chelsea Lebih Kreatif Roma Dihadiahi Kemenangan 3-0 atas Cagliari Mengapa Tekel Pemain Liverpool Dapat Kartu Merah? Persibo Cari Tujuh Pemain Lokal

Sumber: Tempo.co