Preview Bayern Munich vs Marseille: Pesta Gol, Super Mario

Tak ada lawan di Eropa yang absen dari aksi Mario Gomez. Di fase grup, meski sempat macet di matchday 1 akibat cedera paha, dua gol langsung diborong Super Mario ke gawang Joe Hart. Usai dwigol ini, praktis penyerang 25 tahun tak pernah absen membobol gawang lawan. Sempat gagal menyarangkan sepakan penalti ke gawang Morgan de Sanctis, di pertemuan kedua, Gomez membayar tuntas kesalahannya. Hattrick pertama di UCL musim ini ia ciptakan ke gawang wakil Italia. Selanjutanya, bak mesin gol, Villarreal (1 gol), Basel (3 gol, di leg 1 hanya berada di bench) serta Marseille (1 gol), total 11 gol membuat kans sebagai top skorer kompetisi terelit benua biru terbuka lebar. Memang masih di bawah Lionel Messi (12 gol), gawang OM tentu jauh lebih mudah dibobol ketimbang AC Milan. Host partai final UCL Mei nanti ini sangat berambisi membuat pesta gol demi memuaskan publik Allianz Arena. Sang arsitek Jupp Heynckes telah memberi garansi. Meski Toni Kroos, Thomas Muller, Luiz Gustavo dan Jerome Boateng dipastikan absen akibat suspensi kartu, plus jadwal derby di akhir pekan, Heynckes siap memberi luka makin dalam bagi pasukan Didier Deschamps. “Line upku tak akan terpengaruh sama sekali,” jelas Heynckes dalam konferensi pers menerangkan absennya sejumlah pemain kunci. Duel di Stade Velodrome pekan silam, dua gol Mario Gomez dan Arjen Robben sebenarnya telah meletakkan satu kaki Die Roten di semifinal. Hampir pasti duel kontra Real Madrid tak terelakkan demi merebut satu tiket di partai puncak. Jadi, misi mencetak gol sebanyak-banyaknya sekaligus memberi kesempatan bagi Super Mario menjadi penyerang tersubur bakal menjadi hasil plus-plus. “Tentu saja, sebagai striker aku akan mencetak gol sebanyak mungkin. Tapi, kesuksesan tim tetap menjadi prioritas utama, ” jelas Gomez. OM sendiri memiliki catatan lumayan apik saat menaklukkan Dortmund (3-2) beberapa waktu silam. Kembalinya Steve Mandanda di bawah mistar gawang bakal langsung mendapat ujian sulit. Banyak yang menyebut, hasil buruk OM di Vellodrome murni imbas absennya Mandanda. Meski begitu, masih tanpa Alou Diarra, wakil Perancis seharusnya tampil menggila demi harga diri. Terkadang, tim yang tampil lepas justru menyajikan permainan luar biasa. Anda memiliki prediksi sendiri?

Sumber: Supersoccer.co.id