Ada Eksodus Minoritas Menjelang 2 Desember

Rimanews – Warga dari kelompok minoritas di Indonesia berbondong-bondong pergi ke luar negeri, karena khawatir dengan situasi keamanan di Tanah Air menjelang demo 2 Desember 2016. “Mereka yang punya cukup uang ke luar negeri, tapi mereka yang di pinggiran was-was,” kata Rohaniawan Benny Susetyo di sela acara penandatanganan seruan bertema “Merawat Kemajemukan, Meningkatkan Kualitas Demokrasi Kita” di Hotel Atlit Century, Jakarta, hari ini. Baca Juga Jokowi Sapa Peserta Aksi: Terima Kasih Doa dan Zikir Bagi Bangsa Mabes Polri: Peserta Aksi 212 Tak Melakukan Makar Gedung DPR Dijaga Ketat Seruan tersebut ditandatangani 38 tokoh yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil. Mereka menyerukan agar seluruh elemen membangun suasana yang kondusif, dan memperteguh UUD Negara RI 1945 sebagai landasan idiil dan landasan konstitusional penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara. Tokoh yang ikut menandatangani di antaranya, Todung Mulya Lubis, Usman Hamid, Al Araf, Hendardi, Marzuki Darusman, Allisa Wahid, HS Dillon. Menurut Benny, persoalan kekerasan menghantui kelompok minoritas dan mengancam keutuhan bangsa. Dan “hantu” kekerasan ini, akan berlangsung hingga akhir Desember mendatang. “Mereka (kelompok minoritas) merasa kok jadi sasaran lagi. Ini saya kira enggak ada kaitannya,” kata dia. baca: Jokowi Terlambat Habib Rizieq Tak Bertanggung Jawab Situs Habib Rizieq Diblokir Suhu politik ibu kota memanas setelah kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Demo 4 November menjadi puncak kemarahan umat Islam yang menuntut agar Ahok ditetapkan sebagai tersangka. Rencananya massa akan kembali turun aksi pada 2 Desember mendatang untuk menuntut Ahok ditahan. Benny menganggap, kasus penistaan agama oleh Ahok sebaiknya diserahkan kepada proses hukum. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Romo Benny Susetyo , aksi 2 desember , Keamanan , Nasional

Sumber: RimaNews