Final Liga Europa: Macan dan Singa Jadi Penentu

, Bukarest – Sorot lampu di National Arena Stadium, Bucharest, Kamis dini hari nanti, 10 Mei 2012, akan tertuju ke penyerang Atletico Madrid Radamel Falcao dan pemain depan Athletic Bilbao, Fenando Llorente, yang akan saling gempur di partai puncak Liga Europa 2011-2012. Duel keduanya bisa jadi penentu siapa yang berhak membawa pulang trofi Liga Europa. Sepak terjang Falcao di ajang Liga Europa cukup fantastis. Berduet dengan Adrian Lopez, keduanya membuat Atletico Madrid menjadi tim paling produktif di Liga Europa musim ini. Mereka telah mencetak 40 gol ke gawang lawan. Falcao, yang menyumbang 10 gol, menjadi top skor sementara bersama striker Schalke, Klaas Jan Huntelaar. Adapun Adrian Lopez menyumbang 8 gol. Bagi El Tigre (Sang Macan)–julukan untuk Falcao–Kamis dini hari nanti akan jadi kesempatan baginya untuk mengangkat lagi Liga Europa setelah setelah memenanginya tahun lalu bersama Porto di Dublin. Tahun lalu ia juga menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 17 gol, predikat yang akan ia pertahankan malam ini. “Saya memiliki pandangan Falcao tidak ada duanya. Ia pemain fantastis,” kata pelatih Atheltic Bilbao, Marcelo Bielsa. Falcao sendiri tak ingin sesumbar. Ia hanya mengatakan, “Kami memiliki kesempatan untuk menyelesaikan dengan baik, untuk musim yang baik. Sekarang kami telah mencapai sebuah akhir. Yang penting adalah menang. Tugas kami untuk menang.” Menang. Memang itulah yang harus mereka raih, seperti yang telah mereka tunjukkan di babak penyisihan grup dan kualifikasi: dari 18 pertandingan, Falcao dkk. menorehkan 16 kemenangan, 1 kali seri, dan hanya 1 kali kalah, yaitu saat ditekuk 0-2 di kandang Udinese. Namun menundukkan Athletic Bilbao bukan perkara mudah. Memang di La Liga prestasi Bilbao tak mentereng. Mereka hanya menempati posisi ke-10, jauh di bawah Atletico Madrid yang bertengger di posisi ke-5. Namun di bawah asuhan pelatih Marcelo Bielsa, Bilbao sukses menembus partai Copa del Rey. Dan jangan lupakan kejutan Bilbao saat mereka menyingkirkan Manchester United di babak 16 besar, Satu lagi, Bilbao punya Fernando Llorente, striker mematikan yang tak kalah tajam dari Falcao. Bomber berusia 27 tahun ini telah mencetak 17 gol di La Liga–10 di antaranya lahir melalui sundulan. Di Liga Europa, Llorente sendiri telah mengoleksi 7 gol. Bukan mustahil ia menyalip perolehan gol Falcao Kamis dini hari nanti. Ketajaman pemain berjuluk El Rey Leon (Raja Singa) inilah yang membuat jantung pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, kembang kempis. “Kami harus bekerja keras untuk memblokir semua umpan ke Llorente. Sebab, kalau dia sudah menguasai bola di habitatnya (depan), permainan terbaiknya akan berkembang,” kata pelatih Simeone. Simone dan tim besutannya memang punya kans yang lebih besar untuk membawa pulang trofi. Catatan pertemuan kedua tim dalam lima pertandingan terakhir cukup berpihak ke Atletico Madrid: mereka memenangi 3 pertandingan dan dua kali kalah. Jika menang, Kamis dini hari nanti akan jadi hari yang indah bagi Simone karena laga final ini adalah laga ke-100 mereka di kompetisi ini. | | DWI RIYANTO AGUSTIAR

Sumber: Tempo.co