Adhi Karya Sebut Anas Terima Duit Rp 2,2 miliar

JAKARTA – Dalam sidang korupsi kasus Hambalang, nama Anas Urbaningrum kembali disebut. Manajer Pemasaran Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya, Muhammad Arief Taufiqurrahman, mengatakan Anas mendapat duit Rp 2,2 miliar dari perusahaannya. “Ada uang ke Anas. Jumlahnya Rp 2,2 miliar sekian,” katanya menjawab pertanyaan jaksa Kiki Ahmad Yani saat bersaksi untuk terdakwa dugaan korupsi proyek Hambalang, Deddy Kusdinar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat, 3 Januari 2013. Arief awalnya mengatakan bahwa ia tak mengetahui pemberian tersebut. Namun kemudian ia mengaku diperlihatkan bon-bon sementara saat diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah satu nama yang tercantum dalam bon sementara tersebut adalah Anas Urbaningrum. Menurut Arief, perusahaannya mengeluarkan duit Rp 12 miliar yang tertulis dalam bon-bon sementara tersebut untuk pemulusan proyek Hambalang. Uang itu sudah dikembalikan oleh KSO Adhi Karya-Wijaya Karya yang memenangkan proyek tersebut. Namun, ketika jaksa Kiki akan meminta penjelasannya siapa saja yang menerima duit tersebut, Ketua Majelis Hakim Amin Ismanto memotongnya. “Fokus saja ke terdakwa, supaya efisien,” ujarnya. Dalam dakwaan Deddy, Anas disebut menerima Rp 2,2 miliar dari PT Adhi Karya sebagai komisi pemenangan proyek. Duit itu, kata penuntut, kemudian digunakan Anas untuk memperebutkan posisi sebagai ketua umum saat Kongres Partai Demokrat di Bandung, pada 2010. Anas diduga menggunakan duit itu untuk membeli ponsel BlackBerry dan biaya perjalanan para pendukungnya.[ian/tmp] Baca Juga Kisah PNS Jujur Tolak Uang Rp 2 Miliar 9 Rekomendasi Atasi Korupsi Pajak Anies Baswedan Ingin Jakarta Bebas Korupsi KPK Ajari Anak-Anak Bahaya Korupsi KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Polhukam , korupsi , Anas Urbaningrum , Adhi Karya , Polhukam , korupsi , Anas Urbaningrum , Adhi Karya , Polhukam , korupsi , Anas Urbaningrum , Adhi Karya

Sumber: RimaNews