Pep Guardiola Pensiun Jadi Pelatih Karena Incar Kursi Presiden Barcelona?

Menurut Fabio Capello, mantan pelatih Real Madrid, sejatinya ini adalah langkah maju dari Pep. Pasalnya, Guardiola mengincar hal yang lebih besar lagi: kursi presiden Barcelona di kemudian hari.
Sebelumnya, menyusul kemenangan Manchester City pertengahan pekan lalu, Pep Guardiola menyebut, dirinya tengah mempertimbangkan pensiun dini dari posisi pelatih. Pep akan tetap mematuhi kontrak dengan City yang berdurasi tiga musim. Namun, setelahnya, bisa saja Guardiola pensiun sebelum usia 60 atau 65 tahun.
Banyak yang menyebut, hal ini terjadi karena formula Pep Guardiola sudah ditemukan para lawan. Dengan demikian, Pep dituding kabur dari rival-rivalnya. Namun Fabio Capello tidak berpendapat demikian. Menurutnya, Pep bukan orang yang puas setelah menjadi pemain terbaik dan pelatih terbaik. Masih ada satu jabatan lagi yang diincarnya.
Kepada Sky Sports, Capello menuturkan, Saya percaya Guardiola sudah memiliki ide di pikirannya. Saya pikir, ia akan kembali ke Barcelona sebagai presiden klub.

Jika langkah yang kelak diambil Pep sesuai dengan ucapan Capello, maka ia akan tetap terikat dengan sepakbola. Jabatan presiden bakal sangat menantang, karena sosok presiden klub adalah orang pertama yang disalahkan jika klub tersebut bergerak ke arah yang salah, atau keliru dalam belanja pemain; seperti yang dialami Peter Lim di Valencai saat ini.
Di sisi lain, Pep Guardiola pernah menyebutkan, dirinya bakal memberikan suara kepada Gerard Pique, andai sang bek Barcelona tersebut maju dalam pemilihan presiden Barcelona. Namun ini juga bisa menyiratkan, Pep punya keinginan yang sama dengan Pique.
Capello sendiri menyebutkan, Pep tidak akan bertahan lama sebagai pelatih karena, ketika Anda menampilkan identitas sepakbola seperti yang dilakukannya, para rival akan mulai mengetahui taktik Anda; dan menemukan cara untuk membalas taktik tersebut itu di masa yang akan datang.

start-pages.info togel web Sumber: Sidomi