Luis Enrique, Pelatih Super bagi Barcelona dalam 3 Musim Terakhir

com Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menerima keputusan Luis Enrique mundur dari kursi pelatih pada akhir musim 2016-2017.
Enrique mengumumkan keputusannya tersebut dalam jumpa pers seusai timnya mengalahkan Sporting Gijon dengan skor 6-1 di Stadion Camp Nou, Rabu (1/3/2017) malam atau Kamis dini hari WIB.
Dengan demikian, Enrique dipastikan tidak akan memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2017.
“Kami menerima keputusan Luis Enrique,” kata Bartomeu.
Bartomeu mengaku sudah mengetahui rencana Lucho, panggilan akrab Enrique, ini sejak awal musim. Saat itu, Enrique menyampaikan rencananya tersebut kepada Alber Soller (direktur klub) dan Robery Fernandez (direktur olahraga).
“Pada kesempatan lain, Lucho mengatakan kepada kami bahwa dia tidak akan terus berada di sini dan memutuskan bahwa sekarang adalah momen yang tepat untuk mengungkapkan rencananya,” tutur Bartomeu.
Meskipun menerima keputusan Enrique, Bartomeu mengaku sedih dengan situasi ini. Bagi dia, Enrique adalah pelatih yang telah memberikan kesuksesan bagi Barca.
Sejak menangani Barca pada 19 Mei 2014, Enrique sukses mempersembahkan delapan gelar, termasuk trofi La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.
“Kami memiliki pelatih super dalam tiga musim terakhir,” tutur Bartomeu.
Bartomeu meminta tim dan Enrique tetap fokus untuk mengejar gelar pada musim ini.
“Masih ada tiga kompetisi dan besok ada latihan. Kami harus tetap bekerja hingga akhir Juni,” ucap Bartomeu.
Sejumlah nama pelatih mulai dihubung-hubungkan dengan Barcelona. Salah satunya adalah Jorge Sampaoli yang saat ini membesut Sevilla.

start-pages.info togel singgapura Sumber: Kompas.com