Fenomena Baru FNL, FK Tosno

Secara lisensi, FK Tosno terdaftar di RFU sebagai klub amatir di tahun 2008. Kala itu, klub yang bermarkas di ibukota Distrik Tosnenky masih bermain di liga level Leningrad Oblast. Untuk memperkuat basis pemain dan finansial, pemilik sekaligus sang pendiri, Leonid Khomenko, memutuskan untuk memerger FK Tosno dengan tetanga dekat, FK Ruan, yang juga bermarkas di Leningrad Oblast. Klub hasil merger tersebut menggunakan nama FK Ruan Tosno dan tetap bermain di level Leningrad Oblast.
Musim pertama Ruan Tosno berakhir sukses. Klub merger ini berhasil menjuarai Liga Leningrad Oblast 2009 sementara mejadi runner-up di musim berikutnya. Kegemilangan Ruan Tosno membuat manajemen memberanikan diri mendaftar ke Liga Amatir Nasional (LFK) Zona Barat Laut. Sebagai klub baru, Ruan Tosno berhasil menduduki peringkat 2 terbaik selama dua musimnya di LFK. Di penghujung musim, kabar baik datang bagi tim binaan Khomenko.
Ialah Fortgroup, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang real estate, menjalin kerja sama dengan Ruan Tosno. Fortgroup yang berbasis di St. Petersburg memutuskan untuk mengakuisisi Ruan Tosno dan menjadikannya klub profesional. Dengan beralih menjadi klub profesional, Ruan Tosno menanggalkan nama Ruan di depan dan akan mengikuti liga profesional level terendah, PFL musim 2013/14.

Untuk mengarungi PFL 2013/14, manajemen memutuskan untuk mengontrak pelatih yang lebih berpengalaman di level profesional. Kontrak kepelatihan dengan Vyacheslav Matyushenko diakhiri dan Viktor Demidov diminta menakhodai skuad Tosno. Musim 2013/14 boleh jadi disebut sebagai musim penuh keajaiban bagi Tosno. Sebagai klub profesional, maka FK Tosno berhak mendaftarkan skuad ke ajang Piala Rusia, dan di sinilah keajaiban itu mulai ditunjukkan. Dinamo Vologda adalah lawan yang harus dihadapi Tosno di babak pertama Piala Rusia sekaligus laga profesional pertama mereka. bermain di depan 500 penonton, FK Tosno menggasak Dinamo Vologda 2 gol tanpa balas.
Di babak kedua, Tosno kembali harus berhadapan dengan tim asal barat laut, kali ini Pskov-747 yang dibuat malu di hadapan pendukung sendiri melalui adu penalti. Sever Murmansk, Dinamo St. Petersburg, dan Ural Yekaterinburg menjadi tumbal bagi skuad asuhan Demidov. Di bawah komando Oleh Leshchynsky asal Ukraina yang menjadi pelatih pengganti di tengah musim, Tosno menjelma bagaikan David yang mengalahkan Goliath, giliran Spartak Moskwa yang dibuat tertunduk usai dikalahkan 0-1 di Lokomotiv Stadium, Moskow.
Kegemilangan Tosno di Piala Rusia harus dihentikan oleh si Banteng, FK Krasnodar, yang menghajar dengan 3 gol tanpa balas. Selepas kekalahan kontra Krasnodar, Leshchynsky sebenarnya menunjukkan permainan yang apik dan atraktif. Tosno mencatat 4 kemenangan tanpa sekalipun kebobolan dari 5 laga PFL. Namun sayang, akibat kekacauan di ruang ganti dengan beberapa pemain, Leshchynsky harus merelakan kursinya. Matyushenko selaku presiden klub kembali menangani sendiri Tosno. Tosno mengunci 3 kemenangan dari 4 laga tersisa dan menjadi jawara PFL di musim profesional pertama mereka.
Target tinggi disematkan pada Nikolay Kostov yang dikontrak setelah liga berjalan 4 pekan. Kala itu, di bawah pelatih interim Kirill Gashichev, Tosno memuncaki klasemen, namun untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Dari 13 laga bersama Kostov, Tosno hanya mencatat kemenangan di 4 laga dan 5 lainnya berakhir dengan kekalahan. Aleksandr Grigoryan yang ditunjuk di penghujung Desember langsung mengundurkan diri di bulan Februari pasca hasil buruk Tosno di Piala FNL. Bagaikan kursi panas, posisi pelatih kepala FK Tosno beganti sebanyak 4 kali dalam semusim. Seusai mundurnya Grigoryan dengan alasan medis, Yevgeny Perevertaylo, mengomandoi skuad yang terluka serta bisa membawa Tosno finis di peringkat 3 FNL.

Kekalahan agregat 1-5 dari FK Rostov di laga play-off mengharuskan FK Tosno kembali bermain di FNL untuk musim depan. Bersama Dmitry Parfyonov, FK Tosno mengakhiri musim 2015/16 di posisi ke-7 dan lolos hingga babak 16 besar Piala Rusia sebelum dibantai 0-5 oleh Zenit di Petrovsky Stadium. Satu hal yang menarik yang ditunjukkan oleh FK Tosno adalah kemampuan mereka untuk lolos hingga babak 16 besar.
Kini, Tosno kembali menunjukkan superioritas mereka di FNL. Mereka membuntuti pemuncak klasemen, Dinamo Moskwa, dengan selisih 6 angka. Untuk mengakali skuad yang berisi pemain muda, manajemen memutuskan untuk mengontrak beberapa pemain senior seperti Artem Milevskiy yang berbadan kekar serta duo bek Volga NN, Andrey Buyvolov dan Konstantin Garbuz. FSK Dolgoprudny, Arsenal Tula, dan Dinamo Moskwa adalah saksi keperkasaan Tosno di Piala Rusia musim ini.
Semenjak hasil buruk yang dialami di Piala FNL 2015, Tosno tidak pernah ikut serta di kejuaraan yang digelar di jeda kompetisi tersebut lagi.termasuk di musim ini yang mngambil tempat di Larnaca, Siprus. Tosno lebih memilih mengadakan pemusatan latihan dan menggelar beberapa laga uji coba untuk mempersiapkan diri menghadapi putara kedua FNL serta Piala Rusia. Selama menjalani pemusatan latihan di Turki, Anton Zabolotnyi dkk mencatat beberapa kemenangan atas lawan dari negara tetangga, terakhir Tosno mengalahkan Dinamo Minsk 3-0 di laga terakhir sebelum terbang kembali ke Moskow untuk menjalani babak perempat final Piala Rusia kontra tuan rumah Lokomotiv Moskwa. Bukan hal yang mudah memang, tapi selama ini Tosno selalu menunjukkan permainan cepat yang spartan dan konsisten, terlebih di Piala Rusia. Siapa tahu mereka akan menjadi klub kedua di Rusia yang dihadiahi promosi ke RFPL sekaligus fase grup UEL 2017/18?

start-pages.info BERIKUT INI DAFTAR AGEN TOGEL TERBAIK DAN TERPERCAYA. NAMA AGEN TOGEL. KELUARAN/PASARAN. DUKUNGAN BANK. Sumber: Supersoccer.co ID