Kaleidoskop Timnas Indonesia: Masih Jauh dari Ekspektasi

Metrotvnews.com : Berbicara performa Timnas Indonesia dalam setahun ini, tentu masih jauh dari harapan. Ya, harapan masyarakat Indonesia untuk melihat timnas berprestasi belum bisa terealisasi. Banyak faktor yang membuat “Timnas Garuda” belum maksimal. Persiapan, kekompakkan tim, pemilihan pemain, waktu mepet, keletihan, dan masih banyak lagi alasan yang kita dengar jika timnas gagal berprestasi. Kegagalan teranyar Timnas level senior ialah saat berlaga di Piala AFF sebulan lalu. Skuat arahan Alfred Riedl tidak bisa lolos dari penyisihan grup. Ketika itu Grup A dihuni oleh tuan rumah Vietnam, Filipina, dan Laos. Indonesia yang ditargetkan menjadi juara oleh federasi PSSI, hanya finis di posisi ketiga lantaran meraih sekali imbang, sekali kalah, dan sekali menang. Baca juga 13 Gaya Jadul yang Tak akan Dimengerti Anak Cucu Kita Kaleidoskop Olahraga 2014: Superioritas Tiongkok, Schumacher, dan Skandal Doping Chong Wei Kaleidoskop La Liga Spanyol 2014: Real Madrid Berjaya! Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Pun begitu yang terjadi di Timnas U-19. Digadang-gadang lolos ke Piala Dunia U-20, Evan Dimas dan kolega tidak bisa lolos dari grup. Di level U-23, Timnas memang berhasil mencapai target yakni lolos fase grup Asian Games, tapi skuat Aji Santoso belum bisa melaju lebih jauh karena dihempaskan Korea Utara di babak 16 besar. Kegagalan itu menjadi pelajaran berharga bagi sepak bola Indonesia. Tidak hanya dari PSSI, tapi semua pihak terkait harus berbenah demi membentuk skuat Timnas yang hebat. Jelang berakhirnya tahun 2014, Metrotvnews.com merangkum kilas peristiwa yang dilalui Timnas senior, U-23, dan U-19 sepanjang tahun ini. Januari *Riedl Mencari Pemain Terbaik Setelah kembali menjadi pelatih Timnas senior, Alfred Riedl langsung mencari pemain terbaik. Saat itu, Riedl sudah memantau pemain di ajang Inter Island Cup. Hal tersebut dilakukan Riedl lantaran pelatih asal Austria itu harus menjalani laga kualifikasi Piala Asia 2015 dan melakukan persiapan AFF. *Aji Santoso Jadi Pelatih Timnas U-23 Setelah tidak lagi dilatih Rahamat Darmawan, skuat Timnas U-23 dilatih oleh Aji Santoso. Keputusan itu setelah PSSI mengadakan rapat Komite Eksekutif (EXCO). Februari *Timnas U-19 Jalani Tur Nusantara Tahap Pertama Timnas Indonesia U-19 melakukan persiapan untuk persiapan bertanding di Piala Asia U-19 2014. Persiapan yang dilakukan Evan Dimas dan konco ialah menjalani Tur Nusantara tahap pertama. Skuat asuhan Indra Sjafri bakal menjajal 13 tim lokal. *Aji Mulai Menyeleksi Pemain Timnas U-23 Timnas Indonesia U-23 dipastikan akan mengikuti ajang Asian Games 2014, pelatih Aji Santoso melakukan seleksi dengan mendatangi kota-kota yang mengikuti Liga Super Indonesia. Setelah mengumpulkan pemain, Aji langsung melakukan persiapan perdana jelang Asian Games 2014. Maret *Indonesia Dikalahkan Arab Saudi Timnas Indonesia yang sudah tidak mempunyai peluang lolos Piala Asia akhirnya takluk dari Arab Saudi dengan skor tipis 1-0. Secara permainan, Indonesia sebenarnya sudah mulai mengimbangi Arab, akan tetapi Arab berhasil menang. *Timnas U-19 Dominasi Pertandingan di Tur Nusantara Timnas U-19 memainkan pertandingan Tur Nusantara dengan percaya diri. Apalagi, skuat berjuluk “Garuda Jaya” itu mampu mendominasi pertandingan secara keseluruhan. *Timnas U-23 Menang Lawan Sri Lanka Timnas Indonesia U-23 sukses menang besar atas Sri Lanka U-23 dengan skor 5-0! Bertanding di Stadion Manahan, Solo, Garuda Muda menang lewat aksi Aldaier Makatindu yang mencetak hattrick, lalu Fandi Eko Utomo dan Ramdani masing-masing mencetak satu gol. April *Timnas U-23 Bekap Singapura Timnas Indonesia U-23 sukses meraih kemenangan tipis 2-1 atas Singapura U-23 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Hougang, Singapura. *Skuat Garuda Jaya Umroh dan Uji Coba di Timur Tengah Timnas Indonesia U-19 menjalani umroh ke Tanah Suci. Lalu, skuat “Garuda Jaya” menjalani lima pertandingan uji coba, masing-masing dua kali kontra Oman dan Uni Emirat Arab, serta sekali melawan klub lokal, Al-Shabab. Pertandingan pertama, Timnas U-19 menyerah 1-2 dari Oman. Tetapi, mereka berhasil membalasnya di pertemuan kedua dengan menang 2-1. Selanjutnya, Timnas U-19 dua kali sukses mengandaskan Uni Emirat Arab, masing-masing dengan skor 4-1 dan 2-1. Sementara di laga penutup Tur Timur Tengah, Timnas U-19 bermain imbang 2-2 versus Al-Shabab. Mei *Timnas U-19 Jalani Lima Uji Coba Internasional Memasuki bulan Mei, Timnas Indonesia U-19 melawan tiga negara berbeda, yakni Myanmar, Yaman, dan Lebanon. Timnas U-19 dua kali beruji coba melawan Myanmar. Hasil yang didapat dari kedua laga tersebut berbeda, yakni sekali imbang 1-1 dan sekali kalah dengan skor 1-2. Sementara itu, di laga kontra Yaman, Timnas U-19 menang telak 3-0 di pertemuan pertama sebelum bermain imbang 1-1 di laga kedua yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Timnas Indonesia U-19 gagal meraih kemenangan saat melawan timnas Lebanon U-19. Bermain di Stadion Manahan Solo, Evan Dimas dkk hanya mampu bermain imbang tanpa gol. *Timnas U-23 Main Imbang Kontra Dominika Timnas Indonesia U-23 bermain imbang 1-1 melawan Republik Dominika dalam laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5). Sempat tertinggal satu gol di babak pertama lewat gol dari Kerbi Pichardo, akhirnya Alfin Tuasalamony menyamakan kedudukan lima menit jelang pertandingan usai. Juni *Timnas U-19 Jalani Tur Nusantara Tahap Kedua Timnas Indonesia U-19, kembali disibukkan dengan padatnya jadwal Tur Nusantara tahap kedua. Tur ini dilakukan untuk mematangkan persiapan Piala Asia U-19 2014. *Timnas Senior Menangi Dua Laga Uji Coba Bulan Juni, Timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo sebelum menjalani dua pertandingan persahabatan kontra Pakistan U-23 dan Nepal. Lawan Pakistan, Indonesia menang telak 4-0. Tidak lama berselang, Tim Garuda juga mengalahkan Nepal 2-0. Juli *Indonesia Tahan Qatar Indonesia berhasil mampu menahan imbang tuan rumah Qatar dengan skor 2-2 dalam laga uji coba di Stadion Al-Wakrah, Doha, Selasa (14/7). Dua gol Tim Garuda dicetak oleh Ricardo Salampessy dan Irfan Bachdim. *Timnas U-23 Jajal Tim Italia Timnas Indonesia U-23 asuhan Aji Santoso berkesempatan menjajal tim-tim papan atas Serie A dalam tur Italia yang mereka lakoni di bulan ini. Selama berada di Italia, skuat Garuda Muda menantang tiga tim, yakni AS Roma (18/7), Lazio (20/7), serta Cagliari, 23 Juli mendatang. Di laga perdana, Rizky Pellu cs harus menyerah dari Roma dengan skor 1-3. Kemudian lagi-lagi menelan kekalahan saat menjajal Lazio, kali ini dengan skor 0-2. Skor yang sama kembali terulang di laga terakhir menghadapi Cagliari. *Batal ke Spanyol, Timnas U-19 Ikut HBT di Brunei Timnas Garuda Jaya batal mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol. Keputusan tersebut diambil usai Komite Eksekutif (Exco) PSSI menggelar rapat di Jakarta, Rabu (23/7). Sebagai gantinya, Garuda Jaya diikutsertakan dalam turnamen Hassanal Bolkiah (HBT), pada 9 hingga 22 Agustus 2014. *PSSI Bentuk Timnas U-21 untuk Turnamen di Spanyol Sebagai pengganti Timnas U-19 di Cotif Spanyol, BTN mengirimkan Timnas U-21 yang disiapkan untuk tampil di turnamen U-22 pada 2015 mendatang. Tim tersebut, ditangani Rudi William Keltjes yang juga menjabat technical advisor di BTN. Agustus *Garuda Jaya Gagal di HBT Tampil apik di dua Tur Nusantara, membuat skuat arahan Indra Sjafri percaya diri mengikuti Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy (HBT). Tapi, yang terjadi di lapangan jauh dari harapan. Di lima laga, Evan Dimas dkk hanya menang satu kali. Sisanya, kalah dari Brunei dan Vietnam serta bermain imbang kontra Malaysia. Lalu, saat menghadapi Kamboja U-21, Indonesia U-19 juga takluk. *Di Spanyol, Timnas U-21 Juga Tumbang Timnas Indonesia U-21 yang berlaga di turnamen Cotif Spanyol bernasib sama dengan U-19. Di partai perdana, tim besutan Rudi Keltjes disikat Mauritania 0-4. Setelah itu, Timnas U-21 dikalahkan Levante 0-2, Argentina 0-1, dan Barcelona 0-1. *PSSI BikinTimnas Indonesia U-19 B PSSI dan BTN kembali membuat langkah mengejutkan dengan membentuk Timnas Indonesia U-19 B yang diikutkan di turnamen AFF Prepatory U-19 di Vietnam, 5-13 September 2014. September *Timnas U-19 B Juga Gagal di Vietnam Timnas U-19 B yang belum lama terbentuk mengalami hasil mengecewakan di turnamen AFF Preparatory U-19 2014. Kalah di laga perdana oleh Thailand 2-6, skuat besutan Rully Nere juga menyerah 0-3 dari Myanmar. *Timnas Senior Lakoni Tiga Laga Uji Coba Tiga laga uji coba internasional dilakoni Timnas Indonesia pada September. Anak asuh Alfred Riedl harus tertahan tanpa gol oleh Yaman di Maguwoharjo, Sleman. Lalu, Tim Garuda mampu mengalahkan Malaysia 2-0 dan menang tipis 1-0 atas Kamboja. *Timnas U-19 Tur Spanyol Jelang bergulirnya Piala Asia U-19, Timnas U-19 pun mempersiapkan diri dengan bertolak ke Spanyol untuk melakukan beberapa partai uji coba melawan tim junior klub-klub papan atas La Liga. Di laga perdana melawan Atletico Madrid B, Evan Dimas cs sempat tampil menjanjikan, sempat unggul terlebih dahulu melalui aksi Paulo Sitanggang, tapi Indonesia gagal mengamankan keunggulan dan menyerah 1-2. Di uji coba kedua, Garuda Jaya mampu menahan imbang 1-1 Valencia B di Ciudad Deportivo de Paterna Valencia, Kamis (19/08). Skuat Garuda Jaya berjumpa dengan lawan tangguh di laga ketiga, yakni Barcelona B yang diperkuat dua bintang tim utama, Luis Suarez dan Thomas Vermaelen. Hasilnya, Timnas U-19 digebuk dengan skor 0-6. Sementara di laga terakhir melawan Real Madrid C di Estadio di Stefano, Kamis (25/09), dua penalti mewarnai kekalahan 0-5 Timnas U-19. *Timnas U-23 Tertahan di 16 Besar Asian Games 2014 Timnas U-23 cukup menjanjikan di dua laga awal Asian Games 2014 Incheon. Berkat quattrick Ferdinand Sinaga, Garuda Muda menghajar Timor Leste tujuh gol tanpa balas di Goyang Stadium, Korea Selatan, Senin (15/09) di partai perdana. Selanjutnya, anak asuh Aji Santoso Kepakan sayap Garuda Muda dengan cepat memastikan diri lolos ke babak 16 Besar Asian Games 2014. Hal itu tak lepas dari kemenangan empat gol tanpa balas Timnas Indonesia U-23 atas Maladewa di Incehon, Korea Selatan, Kamis (18/09). Dalam partai perebutan juara grup, Indonesia yang menurunkan pemain lapis kedua dikalahkan Thailand enam gol tanpa balas. Hasilnya, Timnas U-23 pun terpaksa bertemu Korea Utara di babak 16 besar di mana mereka menyerah 1-4. Oktober *Mimpi Tampil di Piala Dunia U-20 Pupus Bermain dengan harapan yang tinggi membuat penampilan Timnas U-19 tidak lepas. Dari tiga pertandingan penyisihan grup, tiga-tiganya Evan Dimas dkk tidak bisa meraih kemenangan. Partai pertama lawan Uzbekistan, skuat arahan Indra Sjafri menyerah 1-3. Mimpi untuk tampil di Piala Dunia U-20 harus pupus. Pasalnya, di laga kedua Indonesia takluk dari Australia U-19 dengan skor tipis 1-0. Di pertandingan terakhir penyisihan grup, Indonesia kembali kalah telak, kali ini dengan skor 1-4 atas Uni Emirat Arab. *Timnas Senior Jalani TC Jelang Piala AFF 2014 Pelatih Alfred Riedl mulai memanggil pemain pilihan untuk mengikuti pemusatan latihan di Karawaci. Dalam TC ini, Riedl juga memanggil enam pemain Timnas U-19 yang baru berlaga di Piala Asia U-19 2014. Mereka adalah Evan Dimas, Maldini Pali, Ilham Udin, Paolo Sitanggang dan Hansamu Yama serta Muchlis Hadi. November *Timnas Senior Tertunduk di Piala AFF 2014 Ekspektasi tinggi yang dibebankan kepada Tim Nasional Indonesia untuk menjadi juara di Piala AFF 2014 tinggal mimpi. Ya, mimpi yang diusung oleh PSSI tidak bisa terealisasi. Kegagalan itu tidak terlepas dari beberapa alasan. Alasan yang sering terdengar ialah faktor keletihan pemain. Setelah itu, alasan waktu persiapan yang mepet juga menjadi alibi kegagalan timnas di negeri Paman Ho. Metrotvnews.com yang meliput langsung ajang dua tahunan itu merasa alasan-alasan itu masuk di akal juga. Pasalnya, kondisi para pemain saat bertanding tidak terlalu impresif, apalagi di dua laga awal. Di laga perdana, Indonesia sempat menyimpan asa setelah menahan imbang 2-2 tuan rumah Vietnam. Tapi, di laga kedua, Indonesia takluk dengan skor 4-0 dari Filipina yang notabene terakhir mengalahkan Indonesia beberapa puluh tahun lalu. Pada laga terakhir, Indonesia akhirnya bisa meraih kemenangan dengan skor 5-1. Tapi, Indonesia tetap gagal lolos lantaran di waktu yang sama, Vietnam menang atas Filipina. Kegagalan itu sontak membuat pecinta sepak bola di Tanah Air menjadi geram. Bahkan, pascagagal di AFF, di media sosial twitter wacana #BekukanPSSI ramai dibicarakan. *Indra Sjafri Diberhentikan Tidak mampu mencapai target, BTN akhirnya mengambil langkah memberhentikan Indra Sjafri, Hasil itu diambil usai melakukan rapat Komite Eksekutif. Keputusan ini pun mendapatkan sorotan dari pecinta sepak bola di Indonesia. Desember *Beda Nasib Riedl dan Aji Setelah gagal total di turnamen Piala AFF, Sekretaris Jendral PSSI, Joko Driyono mengatakan bahwa Riedl takkan melatih timnas lagi. Pelatih asal Austria itu dibebani target membawa Indonesia menjadi juara, tapi Riedl tidak mampu mencapai harapan itu. Berbeda dengan Riedl, nasib Aji Santoso di Timnas U-23 tetap aman. Aji dianggap mampu mengantar Garuda Muda meraih target masuk babak 16 besar Asian Games 2014. Kali ini, Aji ditugaskan untuk mempersiapkan tim menuju pentas SEA Games 2015 yang akan berlangsung di Singapura pada Juni mendatang. Timnas U-23 juga akan bersaing di Kualfikasi Piala Asia U-23 2016 di mana Indonesia sebagai tuan rumah Grup H. Indonesia akan bersaing dengan tiga negara lainnya, yakni Korea Selatan, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. (ASM)

Sumber: MetroTVNews