Evakuasi Dua Terpidana Mati Australia Sempat Tegang

Rimanews – Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Krobokan di Kabupaten Badung, Rabu dini hari berubah menjadi tegang tatkala pasukan pengendali massa (dalmas) memasuki halaman penjara tempat kedua warga Australia terpidana mati itu meringkuk. Tidak lama kemudian disusul kehadiran prajurit TNI dan polisi antihuru-hara bersenjata tongkat dan tameng untuk mengamankan evakuasi Andrew Chan (31) dan Myuran Sukumaran (28) yang dikenal sebagai kelompok “Bali Nine” ke Nusakambangan, Jawa Tengah. Baca Juga Partai Pendukung Tidak Lagi All Out Menangkan Ahok BPBD: Empat Warga Pidie Jaya Meninggal Dunia Korban Gempa Pidie, Satu Meninggal Puluhan Luka-Luka Pengamanan ketat dalam tiga lapis itu untuk memberikan kemudahan kepada dua kendaraan taktis (rantis) Barakuda menjemput kedua terpidana mati untuk diantarkan ke Bandara Ngurah Rai. Suasana tegang berlangsung hampir selama dua jam itu akhirnya kembali normal setelah terpidana mati meninggalkan Lapas sekitar pukul 05.15 Wita. Kedua unit rantis yang melaju secara beriringan menuju Bandara Ngurah Rai berjarak sekitar tujuh kilometer dari lapas itu dikawal dua unit water canon, yakni mobil penyemprot air pembubar massa. Detik-detik pemindahan yang menegangkan itu memang sejak lama ditunggu-tunggu belasan wartawan dalam dan luar negeri. Para pemburu berita, fotografer dan kameramen televisi itu selama dua minggu terakhir siaga siang dan malam di Lapas terbesar di Pulau Dewata tersebut. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Eksekusi Mati Bali Nine , lapas kerobokan , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews